Home » » Submersible Pump - Pompa Benam - Pompa Celup

Submersible Pump - Pompa Benam - Pompa Celup

By Dion Mloto on 1.3.16

Haduh kali ini saya pake bahasa apa ini ya? Submersible pump heee...*giaya* Tapi nggak masalah kali, soalnya pompa yang satu ini memang lebih akrab dengan sebutan submersible pump alias pompa benam bahasa latinnya yaitu pompa celup hihi.

Tapi di tempat kerja say pompa ini lebih gaul di panggil dengan nama pompa sump-pit karena jenis pompa centrifugal ini banyak di aplikasi pada sump-pit.

Submersible pump adalah pompa yang cara pengoperasiannya dengan di benamkan ke dalam air. Karena cara pengoperasiannya di dalam air maka pompa jenis ini juga mendapat sebutan pompa benam atau pompa celup *muter-muter ngene yo'opo rek?*

Begini kawan, biar agak lebih jelas. Submersible pump adalah pompa sentrifugal yang di gerakkan oleh motor listrik yang di desain khusus agar dapat beroperasi di dalam fluida *air wis enak ngomongnya* Cara kerja submersible pump atau pompa celup berbeda dengan pompa yang ada pada umumnya, pompa biasa, semi jet pump atau jet pump. Jika pompa-pompa tersebut cara kerjanya adalah menghisap dan mendorong air maka submersible pump hanya mendorong air ke permukaan.

Submersible pump atau pompa benam tidak dapat bekerja secara terus menerus tanpa ada cairan yang melindunginya. Oleh sebab itu penempatan pompa ini harus di dalam air dengan ketinggian minimal sama dengan tinggi pompa tersebut. Fungsi air tidak hanya sebagai cairan yang akan di distribusikan tetapi juga sebagai pendingin dari pompa benam ini.

Penggunaan submersible pump tidak hanya sebatas air bersih tetapi juga dapat beroperasi dalam cairan pekat seperti lumpur atau minyak.Type pompa benam ini pun juga bermacam-macam, ada pompa 1 tingkat, 2 tingkat sampai bertingkat-tingkat tergantung dari jarak distribusi fluida. 

Submersible untuk fluida pekat biasanya sudah di lengkapi dengan thermostats sebagai pengatur suhu pompa. Jika pompa terlalu panas maka thermostats akan memutus jala-jala listrik yang masuk ke kumparan motor.

Submersible pump juga memiliki varian berdasarkan phasa yang di gunakan. Untuk pompa-pompa kecil biasanya menggunakan 1 phasa tetapi untuk pompa-pompa besar dengan gaya dorong kuat semacam deepwell pump rata-rata menggunakan listrik 3 phasa.

Keuntungan menggunakan submersible pump
  • Yang pasti tendangannya kuat
  • Minim perawatan
  • Tidak berisik seperti jet pump
  • Tidak terjadi over heat karena di lengkapi thermostats dan pendingin alami.
  • Mudah dalam pemasangan
  • Aman dari bahaya kebocoran listrik
  • Dll
lanjut besok bro, aku ngantuk..

Up date lagi yo...

Submersible pump sangat cocok di gunakan pada sumur-sumur dalam, dengan kedalaman lebih dari 60 meter. Tetapi jika kita membuat sumur bor dengan kedalaman segitu pastinya harus ada surat ijin dari pemda setempat. Setau saya saat menulis artikel ini sudah ada peraturan yang mengatur pemakaian air tanah. Ini berhubungan dengan kelestarian lingkungan. Lebih jelasnya browsing aja bro ya, dari pada saya ngasih penjelasan malah menyesatkan.

Balik lagi ke pengertian submersible pump alias pompa celup atau pompa benam. Seperti yang telah di jelaskan di atas, pompa ini multi fungsi dan minim perawatan. Yang perlu dan sangat di perhatikan adalah sistem isolasi kabel listriknya. Harus di cek dengan teliti sebelum pompa di celupkan ke dalam air. Mengingat kembali air termasuk juga penghantar listrik, jadi jangan heran kalau air yang keluar dari selang bagian ujung berubah menjadi kabel listrik alias nyetrum.

Itulah bahayanya jika isolasi pompa bocor.

Kayaknya sekian saja bahasan tentang submersible pump. Kurang lebihnya mohon maaf. Jika ada pertanyaan silakan tulis di kolom kumentar.

1 comments:

  1. Trimakasih sharingnya, jika agan agan membutuhkan kabel untuk spesifikasi submersible pump (H07RNF, RVK ato NYYHY) ato membutuhkan kabel lainnya bisa menghubungi saya di 081380562366 (WA) ato email ke: aguss1979@gmail.com

    ReplyDelete

Kalau komentar belum di jawab, artinya saya jarang online atau memang ilmu saya belum sampai ke situ bro,